5 Tips Menghadapi Resesi Ekonomi di Indonesia
By: Date: August 29, 2020 Categories: Bisnis dan Ekonomi

https://lh6.googleusercontent.com/rDYcXVNiaLjTnL3AxRatewsUtLm_mc6axAZ3pOjW_Dz18occa_8Q6FLHvAPoOueMZA_JRvLRDfB7GQq3TfF2j75Si8hzrS9AfahP_FgLdydjGhcA96LVcAB8RBnGUaHrNUBzmMla

Resesi ekonomi kini menghantui Indonesia setelah negara tetangga seperti Singapura mengalami resesi ekonomi akibat pandemi. Resesi ekonomi adalah kondisi dimana sebuah negara mengalami pertumbuhan minus dalam dua kuartal secara tahunan, biasanya tolak ukuranya dari produk domestic bruto (PDB).

Salah satu dampak nyata dari resesi ekonomi adalah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai sektor. Meskipun beberapa lembaga keuangan diminta untuk memberikan relaksasi dan penurunan bunga seperti bunga pinjaman cepat, tetapi kondisi tersebut tidak bertahan lama. 

Lalu bagaimana caranya menghadapi resesi di Indonesia? Berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan sejak dini dalam mengantisipasi dampak resesi ekonomi akibat pandemi.

1. Kurangi belanja konsumtif

Dampak paling nyata ketika terjadi resesi ekonomi adalah daya beli yang menurun. Oleh karena itu, sebaiknya mulai dari sekarang segera kurangi kebiasaan belanja konsumtif. Alihkan dana untuk dana darurat, tabungan, atau investasi sehingga bisa dijadikan pegangan di masa-masa darurat atau saat dibutuhkan 

2. Tinjau ulang anggaran bulanan

Selain mengurangi belanja konsumtif, kamu juga perlu meninjau ulang anggaran bulanan. Apalagi di masa pandemi seperti ini di mana kita lebih banyak bekerja dari rumah membutuhkan kuota internet yang tidak sedikit. 

Bagi yang sudah berlangganan internet pun kadang harus meningkatkan kapasitas bandwith agar tidak lemot saat diakses bersamaan oleh seluruh keluarga dalam satu waktu. Hal-hal seperti itulah yang perlu dipertimbangkan ulang dalam menyusun anggaran bulanan di masa pandemi terutama dalam menghadapi resesi ekonomi.

3. Bayar utang dengan bunga paling tinggi

Jika punya utang di berbagai lembaga keuangan, usahakan melunasi yang bunganya paling tinggi. Sehingga beban bulanan bisa berkurang. Jika ada utang jangka pendek dan jangka panjang, utamakan membayar lunas utang jangka panjang dulu karena biasanya bunganya lebih tinggi daripada utang jangka pendek.

Dengan melunasi salah satu utang akan membuat beban keuangan bulanan jadi sedikit berkurang. Terutama jika mengalami pemotongan gaji atau pemasukan berkurang akibat pandemi. Mau tidak mau tetap harus menunaikan kewajiban sampai dengan selesai.

4. Pastikan memiliki asuransi kesehatan

Dalam kondisi daya beli menurun, terjadi PHK, kemiskinan meningkat menjadi salah satu yang membayangi resesi ekonomi. Mau tidak mau jaminan kesehatan tetap harus diutamakan, terutama bagi yang memiliki orang tua dengan usia lanjut. Sehingga ketika terjadi hal yang tidak diinginkan ada jaminan dari asuransi agar tidak menguras tabungan atau dana darurat yang sudah disiapkan.

5. Boleh saja berutang asalkan…

Lalu jika ada yang bertanya bolehkah tetap berutang di saat Indonesia dibayangi resesi ekonomi? Sebaiknya tunda dulu utang yang sifatnya konsumtif. Berbeda jika utang produktif yang dimanfaatkan untuk usaha, apalagi usahanya sedang berkembang di tengah pandemi seperti usaha bidang kesehatan, usaha makanan, dan lain sebagainya. 

Perlu diingat ketika berutang untuk usaha, pastikan hanya mengajukan melalui lembaga keuangan yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Contoh sederhana misalnya fintech yang memberikan pinjaman cepat cair hanya dari aplikasi seperti Kredivo. 

Kredivo tidak hanya dikenal sebagai aplikasi cicilan pengganti kartu kredit, melainkan juga aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk mengajukan pinjaman tunai dengan kredit limit sampai dengan Rp30 juta per member. Fitur pinjaman mini dan pinjaman jumbo bisa didapatkan bagi member premium yang sudah terdaftar.  Bunganya 2,6% perbulan. Tenornya fleksibel mulai dari 3, 6 hingga 12 bulan.

Selain itu, Kredivo juga bisa digunakan untuk bayar ini itu setiap bulan. Mulai dari pembelian pulsa listrik, pembayaran PDAM, tagihan telepon hingga belanja offline di McD ataupun IKEA dan 350+ merchant lainnya yang sudah bekerjasama dengan Kredivo. Belanja apa saja bisa dicicil dengan bunga 2,6% saja per bulan! Atau bisa juga memanfaatkan pay later Kredivo. Belanja hari ini bayar 30 hari kemudian dengan bunga 0%. 

Unduh sekarang aplikasi resminya di Google Play Store ataupun di App Store dan lakukan pendaftaran dengan sangat mudah. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *