6 Manfaat Olahraga Bela Diri Bagi Anak

Dummy

Sebagai orang tua, tentu kita tak ingin anak terluka karena orang lain. Berbagai berita kekerasan pada anak sekarang marak di masyarakat yang meresahkan kita. Apalagi kita menyadari bahwa kita tak selalu bisa melindungi anak dari ancaman bahaya tersebut. Dari sinilah muncul tekad untuk menjadika anak kita kuat dan tangguh.

Salah satu caranya adalah dengan memberikan kesempatan bagi anak belajar ilmu bela diri. Ternyata, ilmu bela diri ini tak hanya bisa melindungi anak kita secara fisik saja. Karena masih ada manfaat lain yang akan dirasakan oleh anak. Penasaran? Berikut 6 manfaat olahraga bela diri bagi anak.

  • Kesehatan yang Prima

Manfaat pertama adalah anak akan mendapatkan kesehatan yang prima. Latihan rutin dengan penempaan aktifitas fisik ini tentu akan membawa perubahan positif bagi diri anak yaitu kesehatan. Karena olahraga bela diri yang dilakukan secara teratur  dapat meningkatkan stamina, kekebalan tubuh, dan juga kemampuan motoriknya.

  • Memupuk Disiplin Diri

Disiplin merupakan kunci untuk menaklukan ilmu bela diri. Dengan belajar ilmu bela diri anak akan terbiasa untuk mengikuti aturan dan memgang teguh prinsip ajaran ilmu bela diri yang mengajarkan kebaikan, kebajikan, serta bertarung untuk membuktikan siapa yang terkuat dan terhebat.

  • Membangun Kewaspadaan

Kejahatan dan kekerasan kerap terjadi karena anak terlambat menyadarinya. Nah dengan mempelajari bela diri anak akan dilatih berfikir cepat, taktis, dan waspada. Jadi ketika dihadapkan dengan situasi sulit dan mengancam anak akan lebih tenang untuk mencari jalan keluar.

  • Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi

Memusatkan perhatian dan pikiran tentu menjadi poin penting ketika beajar ilmu bela diri. Manfaat ini juga berimbas pada kemampuan anak untuk berkonsentrasi pada aspek lain seperti akademik dan social. Selain itu bela diri juga dapat dijadikan terapi bagi anak yang hiperaktif dan sulit memusatkan focus.

  • Membentuk Mental Baja

Dalam bela diri, anak tentu belajar memasukkan sekaligus menerima serangan. Mereka menyadari bahwa adakalanya untuk mengalahkan lawan, kita jatuh dan bangkit kembali. Nah pengalaman ini nantinya akan membentuk perspektif positif pada anak untuk pntang menyerah dan terus semangat.

  • Menemukan Kepercayaan Diri dan Keyakinan

Terakhir adalah menemukan kepercayaan diri dan keyakinan. Seorang yang lemah akan menjadi kuat saat ia yakin akan kekuatannya. Petuah inilah yang kerap ditanamkan dalam belajar ilmu bela diri. Dengan begitu anak akan terhindar dari arus pergaulan yang negative karena ia selalu bulat untuk berkata “tidak” untuk hal yang tidak sejalan dengan hati nuraninya.

Demikianlah pembahasan kita mengenai 6 manfaat olahraga bela diri bagi anak. Begitu banyak manfaat yang akan anak dapatkan untuk menunjang pertumbuhannya bukan?. Maka jangan kawatir bila anak ikut kegiatan beladiri. Soal keamanan, pasti pelatihnya sudah memberi jaminan bahwa olahraga ini aman.

Anda sebagai orang tua cukup menyiapkan hal-hal yang mereka butuhkan setelah berolahraga. Misalnya siapkan peralatan mandi yang tepat buat mereka. Salah satunya shampoo anak dan body wash DOREMI THOMAS & FRIENDS. Kedua bahan ini mengandung bahan yang disesuaikan dengan kebutuhan anak. Bahkan kemasannya yang unik seperti DOREMI THOMAS & FRIENDS akan membuat anak-anak menyukainya. Aromanya juga terbuat dari buah-buahan segar, yang semakin membuat anak jatuh hati. Samponya mengandung aleovera yang bagus untuk kesehatan rambut anak.

Fakta Generasi Z Yang Mempunyai Ciri Yang Menarik

description

Pada tahun 2010, jumlah generasi Z ini sudah mencapai 68 juta orang, dan hampir dari dua kali lipat dari generasi X. Dengan demikian, maka tak heran jika gen z ini diprediksi akan menguasai dunia dalam beberapa tahun kedepan. Selain itu, generasi Z juga mempunyai kelompok usia yang paling tua yaitu sekitar 21 tahun, yang artinya mereka sudah pernah memilih presiden dan wakil presiden. Tak hanya sampai di situ saja, generasi Z juga sangat akrab dengan kecanggihan teknologi gadget seperti ponsel pintar, tablet, notebook, komputer, dan sebagainya. Menurut kabar yang beredar, generasi z ini cenderung lebih mudah bosan dan mudah jenuh lho. Nah, untuk mengenal lebih dalam lagi tentang generasi z, mari sama-sama kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini :

  • Digital Native

Ciri yang pertama dari generasi z, yakni mereka mempunyai ciri yang utama yang merupakan sebagai kategori pribumi digital (digital native ). Dengan begitu, generasi Z menjadikan posisi mereka sangat menarik dibandingkan dengan generasi pendahulunya. Contohnya saja saat mereka baru bangun dari tidur sudah menggengam gadget dan langsung terhubung dengan internet.

Dengan kata lain, internet ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-harinya mereka,  dan dapat membuat dalam memudahkan dan kepraktisan internet. Secara umum, generasi Z ini bisa lebih tahan terhadap sebaran isu hoak yang sekarang akhir-akhir ini sudah banyak yang mengkhawatirkan sekaligus menjijikan.

  • Meraih Generasi Z

Hal yang unik bagi generasi Z yang tidak dimiliki oleh generasi lainnya, yakni tidak akan terpesona pada apapun seperti halnya seperti terpesona pada partai berpengikut banyak atau tokoh politik yang umatnya yang banyak. Pada intinya, mereka ini memiliki eksistensi sendiri. Selain itu, generasi Z juga cenderung berpikir terbuka dan asyik dengan teknologi dan menyukai perubahan sosial.

  • Lebih Individualistis

Mengapa generasi z ini cenderung lebih individualistis? Ya, hal itu dikarenakan mereka sellau asyik pada gadgetnya, sehingga generasi z ini lebih suka berkomunikasi melalui aplikasi chating ketimbang berkomunikasi secara langsung.

Itulah beberapa fakta menarik dari generasi Z yang harus kalian ketahui. Dengan keterbatasan waktu yang ada, maka perjumpaan kita pada kesempatan kali ini hanya cukup sampai disini saja. Akhir kata cukup sekian, semoga ulasan yang singkat ini dapat bermanfaat.